Rabu, 22 Mei 2013

Komoditi Unggul 2010-2012


Tabel Perkembangan Subsektor Pertanian Di Indonesia
Tabel  Produksi Sayuran (Ton)
Jenis Tanaman
Tahun
2010
2011
2012
Bawang Merah
1,048,934
893,124
960,072
Kentang
1,060,805
955,488
1,068,800
Kubis
1,385,044
1,363,741
1,487,532
Cabai
1,328,864
1,903,229
1,650,831
Sawi
583,770
580,969
594,834
Wortel
403,827
526,917
458,392
Bawang Putih
12,295
14,749
176,445
Tomat
891,616
954,046
887,556
Ketimun
547,141
521,535
512,556
Semangka
348,631
497,650
520,891
Lobak
32,381
27,279
39,027
Terung
482,305
519,481
518,448
Daun Bawang
541,374
526,774
581,065
Kembang Kol
101,205
113,491
135,970
Kacang Panjang
489,449
458,307
457,489
Kacang Merah
116,397
92,508
93,450
Buncis
336,494
334,659
322,566
Labu Siam
369,846
428,197
429,929
Kangkung
350,879
355,466
319,087
Bayam
152,334
160,513
154,961
Melon
85,161
103,840
129,706
Blewah
30,668
62,928
58,454
Sumber : Badan Pusat Statistik
Tabel  Produksi Perkebunan utama menurut Jenis tanaman, Indonesia (/juta ton) tahun  2010-2012
Jenis Tanaman
Tahun
2010
2011
2012
Karet Kering
541,491
602,404
612,120
Biji Sawit
3,183,066
3,317,813
3,352,851
Minyak Sawit
14,038,148
14,632,406
14,788,270
Coklat
65,147
44,821
66,390
Kopi
29,012
23,704
28,931
The
100,066
96,559
96,725
Kulit Kina
719
426
466
Gula tebu
2,288,735
2,126,669
2,318,069
Tembakau
3,369
2,863
3,730
 Sumber : Badan Pusat Statistik
Tabel  Produksi Tanaman Hias
Jenis Tanaman
Tahun
2010
2011
2012
Anggrek (Tangkai)
14,050,445
15,490,256
20,714,137
Kuping Gajah (Tangkai)
7,655,542
4,724,730
6,837,907
Gladiol (Tangkai)
10,064,082
5,448,740
3,502,204
Krisan (Tangkai)
185,232,970
305,867,882
397,228,983
Mawar (Tangkai)
82,351,332
74,319,773
66,152,994
Sedap Malam (Tangkai)
59,298,954
62,535,465
100,387,599
Melati (Kg)
21,600,442
22,541,485
22,868,680
Palem (Pohon)
1,098,197
1,261,445
1,570,362
Dracaena (Pohon)
4,625,925
2,447,314
2,049,573
Anyelir (Tangkai)
7,607,588
5,130,332
5,358,905
Gerbera (Tangkai)
9,693,487
10,543,445
9,710,610
Sumber : Badan Pusat Statistik
Tabel  Produksi Peternakan (Ribu Kg)
Jenis Hewan
Tahun
2010
2011
2012
Daging Sapi
19.355.687
20.447.348
21.600.578
Sapi Perah
10.819.929
10.195.072
9.204.160
Kerbau
381.350
501.270
410.340
Kambing
17.371.236
17.386.476
16.923.060
Domba
4.597.239
4.639.757
5.044.650
Babi
339.771
299.439
2.283.093
Kuda
10.065
15.006
13.440
Ayam Buras
38.264.845
38.373.285
38.389.585
Sumber : Badan Pusat Statistik
Tabel Produksi Padi dan Palawija (juta ton)
Jenis Tanaman
Tahun
2010
2011
2012
Padi
65,98
65.757
69.045
Kedelai
905,02 ribu ton
851
852
Jagung
17,84 juta ton
17.643
19.377
Sumber : Badan Pusat Statistik



Tabel  Produksi Perkebunan utama menurut Jenis tanaman, Indonesia (/juta ton) tahun  2010-2012
Jenis Tanaman
Tahun
2010
2011
2012
Karet Kering
541,491
602,404
612,120
Biji Sawit
3,183,066
3,317,813
3,352,851
Minyak Sawit
14,038,148
14,632,406
14,788,270
Coklat
65,147
44,821
66,390
Kopi
29,012
23,704
28,931
The
100,066
96,559
96,725
Kulit Kina
719
426
466
Gula tebu
2,288,735
2,126,669
2,318,069
Tembakau
3,369
2,863
3,730
 Sumber : Badan Pusat Statistik
Tabel Produksi Padi dan Palawija (juta ton)
Jenis Tanaman
Tahun
2010
2011
2012
Padi
65,98
65.757
69.045
Kedelai
905,02 ribu ton
851
852
Jagung
17,84 juta ton
17.643
19.377
Sumber : Badan Pusat Statistik
 Tabel Produksi Perikanan (Juta ton)
Komoditi
Tahun
2010
2011
2012
Ikan
10,76
10,83
12,26
Tabel  Produksi Tanaman Obat-obatan (Kg)
Jenis Tanaman
Tahun
2010
2011
2012
Jahe
109,024,465
57,701,484
113,851,227
Lengkuas
58,574,525
57,701,484
57,797,100
Kencur
28,578,810
34,016,850
37,839,625
Kunyit
108,826,152
84,803,466
97,325,562
Sumber : Badan Pusat Statistik
 Tanaman Obat-obatan merupakan salah satu tanaman yang sangat penting untuk dikembangkan,dikarenakan tanaman tersebut meiliki harga jual yang tinggi. selain itu tanaman obat-obatan juga bermanfaat sebagai rempah-rempah.


A.    Produksi sayur sayuran yang mencapai jumlah produk tertinggi adalah
Komoditi bawang merah dimna bawang merah mencapai jumlah produksi pada tahun
2010  1.048.394 pada tahun 2011 mencapai 893.124 , dan pada tahun 2012 mencapai 960.072 pada tahun 2012 mengalami penurunan drastis .

B    produksi tanaman hias yang paling tinggi adalah tanaman Krisan tangkai dimana pada   tahun 2010 mencapai  185,232,970 ton  pda tahun 2011 mencapai 305,867,882 dan pada tahun 2012 mencapai 397,228,983 ton dan ini jelas sekali bisa meningkat secara drastis dri 2011-2012 .
C.    produksi tanaman perkebunan paling tinggi adalah minyak kelapa sawit dimna pada                          tahun     2010 mencapai  14,038,148  dimna pada tahun 2011 mencapai 14,632,406 pada tahun 2012  mencapai 14,788,270 produksi minyak kelapa sawi ini sedikit meningkat dari tahun ketahunnya.









Makalah Jenis-Jenis Tingkatan Perencanaan


MAKALAH
JENIS – JENIS PERENCANAAN DAN TINGKATAN PERENCANAAN
images.jpg

Di Susun Oleh :
1.     Umar Toha Dalimunthe      ( 120320103 )
2.     Maulina Putri                      ( 120320104 )
3.     Rosnita                               ( 120320105 )
4.     Sri Mawarni                        ( 120320106 )
5.     Lisma Yunita                      ( 120320118 )
6.     Karina                                 ( 120320087 )
7.     Muslina                               ( 120320092 )


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS MALIKUSSALEH
ACEH UTARA
T.A 2012 – 2013
KATA PENGANTAR













Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

           Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah swt. yang telah memberikan petunjuk dan kemudahan kepada saya sehingga dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “Jenis-jenis dan tingkatan perencanaan”.
           Makalah ini dapat tewujud berkat adanya bantuan dari berbagai pihak serta teman kelompok Dasar-Dasar Ilmu manajamen dan juga Dosen Pembimbing Mata Kuliah Dasar-Dasar Ilmu Manajamen.
            Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan pendidikan pada umumnya. Saya mohon maaf juga apabila terdapat kalimat yang sumbang Dallam penyediaan makalah ini. Saya juga menerima saran dan masukan dari pihak pembaca apabila dalam makalah ini masih terdapat hal yangmengganjal di hati para pembaca. Karna kita ketahui bahwa, tidak ada manusi yang sempurna , karna kesempurnaan hanya milik Allah swt..

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

                                                                                           

Aceh Utara, 12 Mei 2013




       Penulis



DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR .....................................................
DAFTAR ISI   ..............................................................
I.  PENDAHULUAN ......................................................
    1.1  Latar Belakang Masalah ............................................
    1.2  Rumusan Masalah ......................................................  
    1.3  Tujuan Pembahasan ..................................................  
II. PEMBAHASAN  ......................................................  
    2.1  Pengertian Perencanaan  ..........................................  
    2.2  Jenis-Jenis Perencanaan.............................................
    2.3  Perencanaan menurut tingkatannya................................
III. PENUTUP  .............................................................  
    3.1  Simpulan  ....................................................................  
    3.2  Saran ...........................................................................  
    DAFTAR PUSTAKA ...................................................
BAB I
PENDAHULUAN

1.1  Latar Belakang Masalah
Setiap organisasi perlu melakukan suatu perencanaan dalam setap kegiatan organisasinya, baik erencanaan produksi, perencanaan rekrutmen karyawan baru, program penjualan produk baru, maupun perencanaan anggarannya. Perencanaan (planning) merupakan proses dasar bagi organisasi untuk memilih sasaran dan menetapkan bagaimana cara mencapainya. Oleh karena itu, perusahaan harus menetapkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai sebelum melakukan prosesproses perencanaan.

Perencanaan diperlukan dan terjadi dalam berbagai bentuk organisasi, sebab perencanaan ini merupakan proses dasar manajemen di dalam mengambil suatu keputusan dan tindakan. Perencanaan diperlukan dalam jenis kegiatan baik itu kegiatan oranisasi, perusahaan maupun kegiatan di masyarakat, dan perencanaan ada dalam setiap fungsi-fungsi manajemen, karena fungsi-fungsi tersebut hanya dapat melaksanakan keputusan-keputusan yang telah ditetapkan.

Perencanaan merupakan tahapan paling penting dari suatu fungsi manajemen, terutma dalam menghadapi lingkungan eksternal yangberubah dinamis. Dalam era globalisasi ini, perencanaan harus lebih mengandalkan prosedur yang rasional dan sistematis dan bukan hanya pada intuisi dan firasat (dugaan).

Pokok pembahasan pada makalah ini berfokus pada elemen-elemen tertentu dari proses perencanaan dan proses yang sangat berhubungan dengan pemecahan masalah dan pengambilan keputusan. Kemudian memperkenalkan konsep perencanaan dan menyajikan sejumlah pendekatan untuk mengefektifkan perencanaan dari berbagai jenis.

Dalam manajemen, perencanaan adalah proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkan rencana aktivitas kerja organisasi. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan fungsi-fungsi lain pengorganisasian, pengarahan, dan pengontrolan tak akan dapat berjalan.

1.2  Rumusan Masalah
Beerdasarkan latar belakang diatas dapat kita tarik rumusan masalah, diantaranya yaitu :
1.      Apa yang dimaksud dengan Perencanaan
2.      Macam-macam jenis perencanaan
3.      Apa yang dimaksud tingkatan dalam organisasi / perencanaan

1.3  Tujuan Pembahasan
Adapun tujuan yang dapat kita tarik, yaitu :
1.      Agar kita dapat memahami apa itu perencanaan
2.      agar kita mengetahui jenis-jenis perencanaan
3.      memahami apa itu tingkatan perencanaan









BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Perencanaan
            Perencanaan secara garis besar diartikan seagai proses mendefinisikan tujuan organisasi, membuat strategi untuk mencapai tujuan itu, dan mengembangkann rencana aktivitas kerja organisasi. Pada dasarnya yang dimaksud perencanaan yaitu jawaban atas pertanyaan-pertanyaan apa (what), siapa (who), kapan (when), dimana (where), mengapa(why), dan bagaimana (how). Jadi perencanaan yaitu fungsi seorang manajer yang berhubungan dengan pemilihan dari sekumpulan kegiatan-kegiatan dan pemutusan tujuan-tujuan, kebijaksanaan-kebijaksanaan serta program-program yang dilakukan. Perencanaan merupakan proses terpenting dari semua fungsi manajemen karena tanpa perencanaan semua tujuan tidak akan tercapi. Rencana dapat berupa rencana informal atau secara formal. Rencana informal adalah rencana yang tidak tertulis dan bukan merupakan tujuan bersama anggota suatu organisasi. Sedangkan rencana formal adalah rencana tertulis yang harus dilaksanakan suatu organisasi dalam jangka waktu tertentu. Rencana formal adalah merupakan bersama anggota korporasi, artinya setiap anggota harus mengetahui dan menjalankan rencana itu.
Dalam sebuah perencanaan juga perlu memperhatikan sifat rencana yang baik. Sifat rencana yang baik yakni :
1.      Pemakaian kata-kata yang sederhana dan jelas dalam arti mudah dipahami oleh yang menerima sehingga penafsiran yang berbeda-berbeda dapat ditiadakan.
2.      Fleksibel, suatu rencana harus dapat menyesuaikan dengan keadaan yang seebenarnya bila ada perubahan maka tidak semua rencana dirubah dimungkinkan diadakan peneysuaian-penyesuaian saja. Sifatnya tidak kaku harus begini dan begitu walaupun keadaan lain dari yang direncanakan.
3.      Stabilitas, tidak perlu setiap kali rencana mengalami perubahan jadi harus dijaga stabilitasnya setiap harus ada dalam pertimbangan.
4.      Ada dalam perimbangan berarti bahwa pemberian waktu dan faktor-faktor produksi kepada siapa tujuan organisasi seimbang dengan kebutuhan.
5.      Meliputi seluruh tindakan yang dibutuhkan, jadi meliputi fungsi-fungsi yang ada dalam organisasi.

Ada 5 buah langkah untuk menyusun suatu perecanaan, yang merupakan tahap dasar perencanaan, yaitu :
  1. Menetapkan tujuan dan serangkaian tujuan.
  2. Merumuskan keadaan saat ini.
  3. Mengidentifikasi segala kemudahan dan hambatan.
  4. Mengembangkan rencana atau serangkaian kegiatan.
5.      Mempertahankan pengendalian

2.2 Jenis-jenis Perencanaan
           
Jenis perencanaan pembelajaran menurut luas jangkauannya dapat dibedakan menjadi tiga macam yaitu:
1.      Perencanaan Makro
Perencanaan makro adalah perencanaan yang menetapkan kebijakan-kebijakan yang akan ditempuh, tujuan yang ingin dicapai dan cara-cara mencapai tujuan itu pada tingkat nasional. Rencana ini biasanya meliputi rencana dalam bidang ekonomi dan makro. (Nanang Fatah, 1996 : 54)
Dipandang dari sudut perencanaan makro, tujuan yang harus dicapai khususnya dalam bidang peningkatan SDM adalah pengembangan pendidikan untuk menghasilkan tenaga yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan. Sedangkan menurut kualifikasi harus dapat menghasilkan tenaga yang kreatif dan terampil yang sesuai dengan bidangnya dan berjiwa Pancasila.
2.      Perencanaan Meso
Kebijakan yang ditetapkan dalam perencanaan makro, kemudian dijabarkan lebih rinci ke dalam program-program dalam dimensi yang lebih kecil. Pada tingkat ini perencanaan sudah lebih bersifat operasional, disesuaikan dengan keadaan daerah, departemen atau unit-unit antara lainnya. (Harjanto, 2003 : 20)

3.      Perencanaan Mikro
Perencanaan mikro diartikan sebagai perencanaan tingkat institusional, dan merupakan penjabaran dari perencanaan tingkat meso, kekhususan-kekhususan dari lembaga mendapat perhatian, namun tidak boleh bertentangan dengan apa yang telah ditetapkan dalam perencanaan makro ataupun meso. Contoh perencanaan mikro, yaitu kegiatan belajar mengajar. (Nanang Fatah, 1996 : 55)


2.3 Perencanaan Menurut Tingkatannya
            Jenis Perencanaan menurut tingkatannya dibagi menjadi 3 macam, diantara lain :
1.      Perencanaan strategis
Perencanaan strategis, yaitu perencanaan yang berkaitan dengan penetapan tujuan, pengalokasian sumber-sumber dalam mencapai tujuan dan kebijakan yang dipakai sebagai pedoman. Perencanaan jenis ini sering juga disebut perencanaan tingkat normatif, karena keputusan yang dibuat tidak didasarkan pada data-data statistik, melainkan juga pertimbangan para perencana. (Harjanto, 2003 : 21)

2.      Perencanaan Manajerial
Perencanaan manajerial, yaitu perencanaan yang ditujukan untuk mengarahkan proses pelaksanaan agar tujuan dapat dicapai secara efektif dan efisien. Perencanaan ini lebih rinci dan menggunakan data meskipun dalam beberapa hal masih menggunakan pertimbangan akal sehat.

3.      Perencanaan Operasional
Perencanaan ini lebih memusatkan pada apa yang akan dikerjakan pada tingkat pelaksanaan di lapangan dari rencana manajerial. Perencanaan ini bersifat, dan berfungsimemberi petunjuk kongkrit tentang pelaksanaan suatu proyek atau program, baik tentang aturan, prosedur dan ketentuan-ketentuan lain yang telah ditetapkan



















BAB III
PENUTUP
3.1 Simpulan
            Perencanaan merupakan tahapan paling penting dari suatu fungsi manajemen, terutama dalam menghadapi lingkungan eksternal yang berubah dinamis. Dalam era globalisasi ini, perencanaan harus lebih mengandalkan prosedur yang rasional dan sistematis.
3.2 Saran
Sebaiknya dalam mengambil keputusan dan tindakan dalam berbagai bentuk organisasi menggunakan proses dasar manajemen berupa perencanaan.
Dalam sebuah prencanaan perlu memperhatikan sifat rencana yang baik untuk mencapai hasil yang diinginkan.












DAFTAR PUSTAKA
di akses tanggal 09-mei-2013 pukul 22.36



Rabu, 08 Mei 2013

Pesan Pahlawan " di kutip dari buku Aceh Dalam Perang Mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan 1945-1949"

PESAN PAHLAWAN

Wahai bangsaku
Muda belia
Siap siaga 
Untuk berjuang
Senapan di bahu 
Bayonet di tangan
Geranat digenggam
Maju bersama

          Untuk negara
          Kami persembahkan
          Nyawa dan raga
          Kamilah rela
          Kusuma bangsa
          Gagah nan mulia
          Semangat baja
          Nyawa dan badan

Bergerak semangat
Untuk bergerak
Mengangkat langkkah
Tua dan muda
Padamu negeri
Kami serahkan
Pantang menyerah

          Barang sedepa
          Maju terus
          Gagah berani
          Ibu pertiwi
          Milik bersama



07 - November - 1945
Cut Nyak Manyak Keumala Putrie
Jl. Taman Sari 8, Kutaraja.


dikutip dari buku " Aceh Dalam Perang Mempertahankan Proklamasi Kemerdekaan 1945-1949" halaman 201.